Skip to main content

Satu Nada Banyak Cerita

Oke, Sore sahabat blogger ..!!!
kali ini aku membuat sebuah tulisan dengan tema yang berbeda dari biasanya, dikarenakan saat ini, tempat aku berteduh dari kebodohan dan tempat aku hidup dari kelaparan sedang banyak guncangan, dimna tempat yang aku maksud itu
.
Tempat yang aku maksudkan diatas adalah kampusku, Aku bekerja sebagai staf di kampus itu dan aku juga mencari ilmu dan meninggalkan kebodohan juga di kampus itu. Namun sekarang ini kampus ku sudah mulai goyah lagi, mulai tidak menemukan kemana arah kampus untuk kedapanya, mungkin di setiap kampus memiliki seorang pemimpin begitun di kampus ku ini. Ada seorang pemimpin yang memanage kampus. Namun untuk detik ini pemimpin itu sudah bukan seorang diri namun banyak kepala yang manakodai kampus yang sudah lama berdiri ini.

Kita semua tahu, jika sebuah kapal laut di nakodai oleh banyak Kapten/pimpinan, apakah kapal itu akan berjalan lurus dengan satu tujuan, tentu saja tidak. Karena setiap kepala memiliki tujuan, cita-cita, cara sendiri – sendiri. Begitupun dengan perkembangan kampus ku ini. Banyak kepala yang sudah muncul ke permukaan untuk menentukan arah mana yang akan di tuju oleh kampus saat ini. Namun sayangnya bukannya kampus tambah solid dengan banyaknya orang yang membantu pikiran seorang pimpinan, namun malah nambah runyam dan kacau. Karena di setiap kepala ada tujuan masing masing untuk mendapatkan profit dari kampusku. 

Mungkin hari ini kampus masih berdiri dengan segala kekacauan yang ada, namun tidak menutup kemungkinan jika keaadaan kampus seperti ini terus, bisa jadi orang yang sebelumnya mengagumi kampus perlahan mulai meninggalkan, karena ketidak pastian dari arah kampus yang sedang di tuju hari ini.

Comments

Popular posts from this blog

Digital Photography Lessons With Focus and Exposure

Now with the film cameras slowing falling into obscurity, a digital camera is starting to enter the scene. With you probably relatively new to this field, this is the correct article! We sill go on to more basic functions and concepts of your digital camera, as well as some controls to help you. First Digital Photography Lessons: Utilize your autofocus and auto exposure mode With the fairly complicated process of aperture and shutter speed, coupled with the time consuming manual focusing, autofocus and auto exposure can indeed become a lifesaver. Professional photographers use manual mode, meaning, that they manually set their aperture and shutter speed to get an optimal image quality according to their project. Of course, manual mode does make better photos, with better knowledge of the control. So people who tweak the manual mode in a random way almost get bad images, even pure black and white at times. The auto exposure sets the shutter speed and aperture automatically to help you. ...

Indahnya Hidup di Jalan Allah SWT | Not Bussiness Online

Hallo Sahabat Blogger ....!!!! Sore ini saya akan post sepenggal cerita yang pernah admin alami atau dalam kata lain, cerita ini nyata di ambil dari pengalaman admin sendiri. dengan Judul " IndahNya Hidup Di Jalan Allah" .  Mohon maaf sebelumnya jika postingan kali ini, jauh dari Thema Web yaitu bisnis Online. Tapi saya punya Alasan sendiri, kenapa posting cerita ini, karena cerita ini juga dapat dijadikan sebuah dasar untuk anda sahabat blogger dalam mencari rizky di dunia ini. Start to Story....... pada suatu hari ada seorang supir truck namanya " Didin Supriatna ", Tentu saja kerjaannya adalah supir, truck bermuatan Pasir dan Sebagainya, Dia bekerja di sebuah Perusahaan pertambangan Batu Milik salah seorang pengusaha asal Plered Purwakarta.  Tentu saja kegiatan setiap harinya mengantarkan pesanan batu atau alat bangunan lain ke luar kota, Didin setiap harinya selalu melewati jalur yang sama dalam mengangut angkutannya. dan di pertengahan jalan,...

DI Luar Dari Bisnis Online. " AGAMA"

Membuka Aib Diri Sendiri Dihadapan Orang Lain “Semua umatku diampuni dosanya kecuali orang-orang yang melakukan perbuatan maksiat secara terang-terangan. Salah satu dari perbuatan maksiat secara terang-terangan adalah seseorang melakukan suatu perbuatan dosa pada malam hari, dan Allah menutupinya. Namun, kemudian pada pagi harinya dia bercerita kepada orang lain, ‘Hai fulan, semalam aku melakukan ini dan itu’. Sebenarnya dia di malam harinya aibnya itu ditutupi oleh Tuhannya, namun pagi harinya malah dia yang menyingkap sendiri tabir Allah itu darinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)